Pemberdayaan Masyarakat Desa

Matangkan Rencana Pembangunan 2026, Kecamatan Sangasanga Gelar Pra Musrenbang di Aula Kantor Camat Sangasanga

SANGASANGA – Sebagai langkah awal yang krusial dalam menyusun rencana pembangunan daerah untuk tahun 2026 dengan menyelenggarakan kegiatan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra Musrenbang). Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Aula Kantor Camat Sangasanga, yang menjadi pusat diskusi bagi para pemangku kepentingan di wilayah tersebut. Forum pendahuluan ini ditujukan untuk menyelaraskan persepsi dan menampung aspirasi awal sebelum dibawa ke forum yang lebih besar. Proses ini dinilai sangat penting agar usulan-usulan kegiatan yang nantinya diajukan benar-benar prioritas dan menyentuh kebutuhan nyata masyarakat Sangasanga. Suasana di aula tampak kondusif dengan kehadiran para peserta yang siap berkontribusi memberikan masukan konstruktif untuk kemajuan kecamatan di masa yang akan datang.

Jalannya kegiatan Pra Musrenbang ini dipandu langsung oleh jajaran pimpinan di tingkat kecamatan yang duduk di meja depan. Hadir memimpin jalannya pertemuan adalah Sekretaris Camat (Sekcam) Sangasanga, yang didampingi oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kessos) yang saat ini juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD). Melengkapi unsur pimpinan dalam diskusi ini, turut hadir pula Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Penyusunan Program dan Keuangan Kecamatan Sangasanga. Kehadiran ketiga pejabat ini menunjukkan komitmen kuat dari pihak kecamatan untuk mengawal proses perencanaan dari tahap paling awal. Mereka memberikan arahan teknis sekaligus kerangka acuan mengenai prioritas pembangunan apa saja yang relevan untuk tahun 2026 mendatang.

Fokus utama dalam agenda Pra Musrenbang ini adalah melakukan penelaahan dan verifikasi awal terhadap usulan-usulan kegiatan yang telah masuk dari tingkat desa atau kelurahan. Tahapan “Pra” ini berfungsi sebagai filter penting untuk memastikan bahwa setiap usulan yang akan dibahas di Musrenbang utama nanti sudah memenuhi kriteria kelayakan dan urgensi. Para peserta diajak untuk berdiskusi secara terbuka, memilah mana program yang bersifat mendesak dan mana yang bisa ditunda, demi efektivitas anggaran nantinya. Diskusi yang dibangun bertujuan untuk mempertajam kualitas usulan, sehingga tidak hanya sekadar daftar keinginan, tetapi menjadi rencana kerja yang terukur. Dengan adanya pematangan di tahap ini, diharapkan jalannya Musrenbang utama nanti akan lebih efisien dan fokus pada pengambilan keputusan strategis.

Aula Kantor Camat Sangasanga dipenuhi oleh berbagai unsur pemangku kepentingan (stakeholders) yang menjadi representasi masyarakat Sangasanga. Partisipasi aktif terlihat dari kehadiran para tokoh masyarakat, perwakilan instansi terkait, serta elemen-elemen lain yang memiliki peran dalam pembangunan di wilayah ini. Keragaman latar belakang peserta yang hadir di kursi-kursi biru yang tertata rapi memperkaya perspektif dalam diskusi, mulai dari isu infrastruktur, sosial, hingga ekonomi kemasyarakatan. Keterlibatan aktif mereka dalam forum pra-perencanaan ini adalah kunci untuk memastikan bahwa rencana pembangunan yang disusun bersifat partisipatif dan inklusif. Semangat kolaborasi sangat terasa sepanjang kegiatan berlangsung, menandakan antusiasme bersama untuk membangun Sangasanga yang lebih baik.

Kegiatan Pra Musrenbang ini merupakan batu loncatan menuju agenda puncak, yaitu Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 tingkat Kecamatan Sangasanga. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, Musrenbang utama tersebut akan diselenggarakan pada hari Selasa, 10 Februari 2026. Guna beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memaksimalkan partisipasi, kegiatan tersebut rencananya akan digelar dengan format hybrid. Para peserta dapat hadir secara langsung kembali di Aula Kantor Camat Sangasanga ini, atau mengikuti secara daring melalui platform Zoom di waktu yang bersamaan. Pihak kecamatan sangat berharap melalui metode hybrid ini, seluruh unsur yang diundang dapat berpartisipasi aktif tanpa terkendala jarak untuk bersama-sama memfinalisasi rencana pembangunan tahun depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *