Tanggap Darurat Intrusi Air Laut, Pemkab Kukar Bersama BAZNAS dan BPBD Salurkan Bantuan Air Bersih dan Air Minum bagi Warga Pendingin dan Sangasanga Muara
SANGASANGA — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) bergerak cepat menangani krisis air bersih yang melanda wilayah pesisir akibat fenomena bencana intrusi air laut. Berlokasi di Kelurahan Pendingin pada Kamis (10/09/2026), diselenggarakan penyerahan bantuan air bersih dan air minum secara langsung kepada warga terdampak yang berada di Kelurahan Pendingin dan Kelurahan Sangasanga Muara. Kegiatan tanggap bencana ini dihadiri langsung oleh jajaran Pemkab Kukar, BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara, BPBD Kukar, Perumda Tirta Mahakam, Forkopimcam Sangasanga, serta aparat kelurahan setempat. Sinergi lintas sektor ini merupakan wujud nyata kepedulian dan komitmen pemerintah daerah untuk hadir di tengah kesulitan yang dirasakan oleh masyarakat. Langkah penanganan darurat ini dilakukan guna memastikan kebutuhan dasar serta kesehatan warga pesisir sungai tetap terlindungi dengan baik.
Krisis air bersih di kawasan pesisir sungai Sangasanga ini dipicu oleh fenomena intrusi air laut akibat musim kemarau panjang yang berkepanjangan. Kondisi alam tersebut menyebabkan perembesan air laut ke Sungai Mahakam sehingga rasa air berubah menjadi asin dan pahit akibat tingginya kadar garam yang menyentuh angka 3.600 PPM (parts per million). Lonjakan kadar garam yang sangat tinggi tersebut memaksa Perumda Tirta Mahakam menghentikan sementara operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Sangasanga dan Anggana sejak akhir Agustus 2026. Penghentian sementara instalasi produksi ini berdampak langsung pada terganggunya pasokan air bersih bagi ribuan pelanggan di wilayah Sangasanga dan sekitarnya. Situasi kritis ini memaksa warga selama beberapa pekan terakhir harus bersusah payah mengangkut jeriken dan mengandalkan sumur-sumur masjid setempat demi memenuhi kebutuhan MCK (mandi, cuci, kakus).
Menanggapi ketabahan warga di tengah musibah tersebut, Pemkab Kukar menggalang skema penanganan terpadu bersama berbagai instansi teknis dan lembaga kemanusiaan. Dalam skema penanganan ini, BPBD Kukar dikerahkan secara intensif dengan memobilisasi armada mobil tangki untuk mendistribusikan pasokan air bersih langsung ke pemukiman warga. Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Kutai Kartanegara bertindak sebagai inisiator gerakan kepedulian dengan menyediakan bantuan air minum kemasan/galon guna memenuhi kebutuhan konsumsi mendesak masyarakat. Bantuan air minum dari BAZNAS Kukar ini merupakan buah dari kebaikan para Muzakki dan Munfiq, khususnya zakat, infak, dan sedekah dari kalangan ASN Pemkab Kukar serta masyarakat luas. Di sisi lain, Perumda Tirta Mahakam terus melakukan langkah-langkah teknis pengawasan air baku guna menjamin produksi air bersih dapat segera pulih secara berkelanjutan.
Bupati Kutai Kartanegara, dr. Aulia Rahman Basri, M.Kes., dalam sambutan resminya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Kukar, BPBD, Perumda Tirta Mahakam, serta seluruh pihak yang terlibat. Bupati menegaskan bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial yang ditunjukkan seluruh pemangku kepentingan merupakan pilar kekuatan utama daerah dalam menghadapi bencana alam. Pemkab Kukar memastikan tidak akan tinggal diam dan bakal terus memantau serta mengawal penanganan teknis krisis air ini secara intensif hingga situasi kembali normal. Distribusi bantuan air bersih tangki dan air minum kemasan akan terus digelontorkan secara berkala sampai operasional IPA Perumda Tirta Mahakam berfungsi optimal. Beliau juga berpesan agar seluruh warga penerima manfaat dapat memanfaatkan dan menjaga fasilitas penampungan air bantuan tersebut dengan sebijak-bijaknya.
Melalui pelaksanaan program bantuan sosial dan tanggap darurat ini, Pemkab Kukar berharap dapat meringankan beban ekonomi serta menjaga stabilitas kesehatan masyarakat terdampak. Koordinasi dan komunikasi yang erat antara pemerintah daerah, BPBD, BAZNAS, jajaran kecamatan, kelurahan, hingga tingkat RT akan terus dipertahankan agar seluruh tahapan penanggulangan berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran. Pihak Kelurahan Pendingin dan Sangasanga Muara turut menyampaikan rasa syukur atas respons cepat yang diberikan oleh jajaran pemerintah dan lembaga amil zakat. Kehadiran bantuan ini memberikan secercah ketenangan bagi warga di tengah keterbatasan pasokan air bersih. Ujian bencana alam ini diharapkan dapat semakin mempererat tali silaturahmi, semangat gotong royong, dan kepedulian sosial di antara sesama warga Kabupaten Kutai Kartanegara.

