Mantapkan Persiapan Peringatan Peristiwa Merah Putih ke-79, Kecamatan Sangasanga Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral
SANGASANGA – Pemerintah Kecamatan Sangasanga kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan pelaksanaan Peringatan Peristiwa Merah Putih yang ke-79 pada hari Kamis, 22 Januari 2026. Bertempat di Ruang Rapat Kantor Camat Sangasanga, pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Camat Sangasanga, Bapak M. Dachriansyah, dan dihadiri oleh jajaran penting seperti Kapolsek Sangasanga, Perwakilan Koramil, Kasi Pemerintahan, serta para koordinator seksi kepanitiaan. Turut hadir pula Ibu Lurah Sangasanga Dalam yang memegang peranan vital dalam penyambutan tamu kehormatan. Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan teknis akhir dari seluruh divisi agar rangkaian acara bersejarah ini dapat berjalan dengan khidmat dan lancar. Bapak Camat menegaskan bahwa peringatan tahun ini harus memberikan kesan mendalam mengingat nilai historis perjuangan masyarakat Sangasanga yang begitu besar.
Fokus utama pembahasan dalam rapat kali ini adalah persiapan Upacara Parade yang dipaparkan secara rinci oleh Bapak Muliady Sugianyah. Beliau menyampaikan bahwa upacara puncak akan dilaksanakan tepat pukul 07.00 WITA dengan Inspektur Upacara (IRUP) yang dijadwalkan adalah Bapak Wakil Gubernur Kalimantan Timur. Hal yang istimewa pada tahun ini adalah penggunaan Lapangan Palagan Sangasanga sebagai lokasi upacara peringatan 27 Januari untuk pertama kalinya, setelah sebelumnya sukses digunakan pada peringatan 17 Agustus 2025. Perangkat upacara akan didukung penuh oleh personel dari KOREM untuk memastikan kekhidmatan prosesi kenegaraan tersebut. Selain itu, teknis ziarah tabur bunga juga dimatangkan dengan penyediaan armada bus bagi rombongan VIP, yang terdiri dari bus Pemerintah Provinsi berkapasitas 24 kursi dan bus Kabupaten berkapasitas 15 kursi.
Terkait kesiapan pasukan pengibar bendera dan kondisi lapangan, Bapak Mulkan selaku koordinator seksi upacara memberikan laporan komprehensif mengenai Paskibra Sangasanga. Saat ini, sebanyak 45 siswa yang terdiri dari 20 putra dan 25 putri telah menjalani pelatihan intensif selama 21 hari untuk mematangkan formasi baris-berbaris. Namun, terdapat beberapa kebutuhan logistik yang mendesak, seperti pengadaan matras tidur yang layak di barak untuk menjaga stamina para anggota Paskibra. Di sisi lain, pembenahan area Lapangan Palagan terus dikebut, termasuk pembersihan area dan perataan pasir menggunakan alat berat (examini) agar jalur keluar masuk pasukan aman tanpa hambatan. Masukan penting juga datang dari pihak Kesbangpol yang mewajibkan kehadiran petugas medis di lapangan selama sesi latihan berlangsung guna mengantisipasi kondisi fisik peserta.
Sektor pendukung acara dan pesta rakyat juga menunjukkan progres yang sangat positif, sebagaimana dilaporkan oleh seksi terkait. Bapak Sugiono dari Seksi Napak Tilas mengonfirmasi bahwa sejauh ini sudah terdapat 20 regu yang mendaftar, di mana partisipasi lokal dari Sangasanga baru tercatat 3 regu, namun diprediksi akan melonjak drastis mendekati hari pelaksanaan. Sementara itu, antusiasme pelaku usaha terlihat dari 70 tenda UMKM yang disediakan panitia kini statusnya hampir penuh terisi oleh pedagang lokal. Tidak ketinggalan, pameran (Expo) akan dimeriahkan oleh tiga dinas terkait yakni DPTMSP, Distanak, dan Distapang, serta partisipasi perusahaan besar seperti Indomining dan Pertamina. Sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian lokal selama perhelatan berlangsung.
Menutup rapat koordinasi, Camat Sangasanga M. Dachriansyah menekankan kembali pentingnya komunikasi dan keramahtamahan, khususnya dalam penyambutan tamu undangan. Hal ini dipertegas oleh Ibu Lurah Sangasanga Dalam yang berkomitmen mengawal ketat tata letak dan alur penerimaan tamu mulai dari transit hingga menuju depan Palagan agar tidak terjadi ketersinggungan protokoler. Selain upacara sakral, masyarakat juga akan dihibur dengan berbagai kegiatan menarik seperti Fun Running, Turnamen Ketapel, serta panggung hiburan di Lapangan Pemuda. Khusus mengenai artis pengisi acara yang akan tampil di panggung utama, panitia memutuskan untuk menahan informasi tersebut dan akan mengumumkannya secara resmi kepada publik pada tanggal 25 Januari 2026 mendatang. Rapat ditutup dengan optimisme tinggi bahwa Peringatan Merah Putih tahun 2026 akan menjadi momentum kebangkitan semangat nasionalisme di Sangasanga.

