Sinergi Pemerintah dan Masyarakat: Operasi Pasar LPG 3 Kg di Sangasanga Berjalan Sukses Meski Diguyur Hujan
SANGASANGA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga sukses menyelenggarakan Operasi Pasar LPG 3 Kg yang berpusat di Halaman Kantor Camat Sangasanga pada Kamis (19/02). Langkah ini diambil sebagai respons nyata dalam menindaklanjuti kondisi kelangkaan serta fluktuasi harga gas melon yang terjadi di tengah masyarakat baru-baru ini. Kegiatan yang didasari oleh Surat Pemberitahuan Nomor: B-56/Disperindag/PPDN/500.2.1/02/2026 ini dijadwalkan mulai melayani warga tepat pada pukul 10.00 WITA. Meski cuaca mendung dan hujan deras menyelimuti wilayah Sangasanga sejak pagi hari, hal tersebut tidak menyurutkan tekad ratusan warga untuk mendapatkan pasokan gas dengan harga yang terjangkau. Kehadiran petugas di lapangan memastikan distribusi tetap berjalan lancar dan terorganisir sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan demi kepentingan publik.
Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi dengan antrean panjang yang memadati area kantor kecamatan, di mana banyak warga yang tetap bertahan menggunakan payung dan jas hujan sembari membawa tabung kosong mereka. Untuk mendapatkan hak beli, setiap warga diwajibkan memenuhi syarat administrasi berupa fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) Sangasanga, dengan ketentuan satu identitas berlaku untuk pembelian satu tabung. Harga yang ditetapkan dalam operasi pasar ini adalah sebesar Rp19.000,- per tabung, sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku. Penggunaan sistem syarat administrasi ini bertujuan agar penyaluran subsidi gas melon lebih tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Petugas di lapangan terus mengimbau warga untuk menyiapkan uang pas guna mempercepat proses transaksi dan meminimalisir waktu tunggu di tengah kondisi cuaca yang basah.
Operasi pasar ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara yang menyasar 20 wilayah kecamatan untuk menjaga stabilitas stok energi daerah. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, beban ekonomi rumah tangga dapat terbantu dan harga LPG 3 Kg di tingkat pengecer dapat kembali stabil seperti sedia kala. Dokumentasi lengkap mengenai jalannya kegiatan ini akan tersedia di kanal informasi resmi sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi pelayanan publik Kecamatan Sangasanga. Keberhasilan agenda hari ini menjadi bukti kuatnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi tantangan kelangkaan kebutuhan pokok secara bersama-sama.

